contoh makalah singkat tentang perkembangan ilmu pengetahuan pada masa daulah abassiyah

Diposting oleh ryan nugraha pada 05:23, 18-Apr-15

SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA ABASSIAH

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG

Masa pemerintahan bani Abbasyiyah merupakan puncak perkembangan pendidikan Islam di dunia. Selama pemerintahan bani Abbasyiyah, banyak bidang pendidikan Agama maupun bidang pendidikan umum yang muncul beserta tokoh-tokoh yang berperan dalam perkembangan pendidikan tersebut.

Pendidikan Islam yang sangat berkembang pada masa Bani Abbasyiyah yaitu pada pemerintahan Harun Ar-Rasyid. Pada masa pemerintahan Harun Ar-Rasyid, pendidikan Islam sangat berkembang pesat sehingga banyak ilmu-ilmu baru yang sampai saat ini terus dikembangkan, misalnya dalam ilmu umum diantaranya bidang filsafat, astronomi, kedokteran, matematika, dan lain-lain. Juga dalam ilmu agama diantaranya tafsir, kalam, tasawuf, dan lain-lain. Dalam makalah ini akan membahas mengenai kemajuan-kemajuan pendidikan yang dicapai pada masa pemerintahan bani Abbasiyah.

B.TUJUAN

Membuat makalah tentang pertumbuhan ilmu pengetahuan islam pada masa abassiyah dari beberapa sumber

BAB II

A.Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Islam pada masa Bani Abbasiyah.

Pada masa ini merupakan masa kejayaan Islam dalam berbagai bidang, khususnya bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Pada masa ini ummat islam telah banyak melakukan kajian kritis tentang ilmu pengetahuan dengan cara penerjemahan berbagai buku karangan bangsa-bangsa terdahulu, seperti buku-buku karya bangsa Yunani, Romawi dan Persia, serta dari naskah-naskah yang ada di kawasan Timur Tengah dan Afrika seperti Mesopotamia dan Mesir.

Khususnya pada masa pemerintahan Harun Al-Rasyid (170-193 H = 786-809 M) didirikan lembaga formal sebagai pusat pengkajian ilmu yang disebut “Darul Hikmah”. Dari lembaga inilah banyak melahirkan  sarjana dan para ahli ilmu pengetahuan yang membawa kejayaan Daulah Abbasiyah.

Diantara ilmu pengetahuan yang berkembang pesat pada masa itu ialah;

a.       Ilmu Tafsir. Yakni tafsir bil Ma’tsur (Al-Qur’an ditafsir dengan HaditsNabi ) dan Tafsir bil Ra’yi (Al-Qur’an ditafsir dengan akal pikiran).

Ahli tafsir bil ma’tsur adalah;Ibnu Jarir Al-Thabary, Ibnu ‘AthiyahAl-Andalusy, As-Sudai, Muqatil bin Sulaiman, dan Muhammad bin Ishak.

Sedangkan ahli Tafsir bil Ra’yi adalah;Abu Bakar Asam (Mu’tazilah), Abu Muslim Muhammad bin Bahr Isfahany, Ibnu Jaru Al-Asady, dan Abu Yunus Abdussalam.

b.      Ilmu Hadits.

Para Ahli Hadits yang terkenal, antara lain;

1.      Imam Bukhori, karyanya;Shahih Bukhari (Al-Jamius Shahih)

2.      Imam Muslim, karyanya Shahih Muslim (Al-Jamius Shahih)

3.      Ibnu Majah, karyanya Sunan Ibnu Majah

4.      Abu Daud, karyanya Sunan Abu Daud

5.      An-Nasa’i, karyanya Sunan Al-Nasai, dll.

c.       Ilmu Kalam. Diantara pelopor dan ahli ilmu kalam ialah: Washil bin Atho’, Abu Huzail Al-Allaf, Ad-Dhaham, Abu Hasan Al-Asy’ary, dan Imam Ghazali.

d.      Ilmu Tasawuf. Yaitu ilmu syari’at. Inti ajarannya ialah tekun beribadah dengan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, menjauhkandiri dari kesenangan dunia dan bersembunyi diri untuk beribadah. Diantara tokoh-tokohnya adalah: Al-Qusairy, dan Imam Ghazali.

e.       Ilmu bahasa. Berpusat dikota Basrah dan Kufa. Para tokohnya adalah: Subawaih, Al-Kisai, dan Abu Zakaria Al-Farra.

f.        Ilmu Fiqih. Para fuqoha yang terkenal adalah:

1.      Imam Abu Hanifah, karyanya: fiqhu Akbar, Al-Alim wal Mutaan,dll.

2.      Imam Malik, karyanya: Al-Muwatha’

3.      Imam Syafii, karyanya: Al-Um, Ushul Fiqh, dll

4.      Imam Ahmad bin Hambal, karyanya: Musnad.

g.       Ilmu Kedokteran. Berkembang pesat pada akhir daulah AbbasiyahI, sedangkan puncaknya pada masa DaulahAbbasiyah II, III, dan IV. Para ahli bidang kedokteran adalah :

1.      Abu Zakaria Yuhana bin Masiwaih, ahli farmasi

2.      Sabur bin Sahal, direktur Rumah Sakit

3.      Abu Zakaria Al-Razy kepala para dokter Rumah Sakit Baghdad

4.      Ibnu Sina, karyanya yang terkenal Al-Qanun fi al Thibb.

h.      Ilmu Perbintangan. Diantara para ahli astronomi adalah:

1.      Abu Ma’syur al falaky, karyanya Isbatul Ulum dan Haiatul Falak

2.      Jabir Al-Batany, pencipta alat peneropong bintang pertama, karyanya Kitabu ma’rifati Mathlil Buruj Baina Arbail Falak.

3.      Raihan Al Bairuny, karyanya, Al-Tafhim liawaili Shina ‘atit Tanjim.

i.        Filsafat Islam (pemikiran Islam). Diantara para filosof Islam yang terkenaladalah:

1.      Abi Ishak Al-Kindy, karyanya; Filsafat, ilmu mantiq, handasah hisab, nujum dll.

2.      Abu Nashr Al-Faraby, karyanya 12 buah

3.      Ibnu Sina, Ibnu Majah, Ibnu Thufail, Ibnu Rusyd, dan Al-Abhary.

j.        Ilmu Sejarah. Diantara parasejarawan terkenal adalah:

1.      Abu Ismail Al-Azdy, karyanya Futuhus Syam.

2.      Al-Waqidy, karyanya Kitab Al-Magazy, Fathu Afrika, Fathul Ajam, dll.

3.      Ibnu Saad, karyanya At Thabaqatul Kubra.

4.      Ibnu Hasyim, karyanya Sarah ibnu Hisyam.

Sumber:citrafc.mywapblog.com

 

 

B.PERTUMBUHAN ILMU PENGETAHUAN PADA MASA DAULAH ABASSIYAH

Masa Daulah Abbasiyah merupakan jaman keemasan (The Golden Age) bagi umat Islam. Pada masa itu Umat Islam telah mencapai puncak kemuliaan, baik itu dalam bidang ekonomi, peradaban, dan kekuasaan. Selain itu juga telah berkembang dengan pesat berbagai cabang ilmu pengetahuan, ditambah lagi dengan banyaknya hasil penerjemahan buku-buku dari bahasa asing ke dalam bahasa Arab. Fenomena ini kemudian yang melahirkan cendekiawan-cendekiawan muslim besar yang menghasilkan berbagai inovasi baru di berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Adapun cendekiawan-cendekiawan Islam dalam bidang ilmunya masing-masing pada masa Daulah Abasiyah adalah:
a. Bidang ilmu Filsafat
Tokoh cendekiawan Muslim di bidang ilmu filsafat diantaranya adalah Abu Nasyar Muhammad bin Muhammad bin Tarhan yang dikenal dengan al-Farabi, Abu Yusuf bin Ishak yang dikenal dengan al-Kindi, Ibnu Sina, Ibnu Rusd, al-Ghazali, Ibnu Bajah dan Ibnu Tufail.
b. Bidang ilmu Kedokteran
Tokoh cendekiawan Islam yang terkenal di bidang kedokteran adalah Jabir bin Hayyan yang dikenal sebagai bapak ilmu kimia, Hunaian bin Ishak yang terkenal sebagai ahli penerjemah buku-buku asing,  Ar-Razi yang dikenal sebagai ahli penyakit campak dan cacar, Ibnu Sahal dan Thabit Ibnu Qurra.
c. Bidang ilmu Matematika
Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu matematika yang terkenal adalah Muhammad bin Musa al-Khawarizmi (penemu huruf nol) dengan bukunya Algebra, Geometri Ilmu Matematika. Cendikiawan matematika yang lainnya adalah Umar bin Farukhan (bukunya Quadripartitum), Banu Musa (ilmu mengukur permukaan, datar, dan bulat).
d. Bidang ilmu Falak
Tokoh cendekiawan Islam dibidang ilmu Falak ini adalah Abu Masyar al- Falaky (bukunya Isbatul Ulum dan Haiatul Falak), Raihan Bairuny (bukunya al-Afarul Bagiyah’ainil Khaliyah, Istikhrajul Autad dan lain-lain). Jabir Batany (membuat teropong bintang)
e. Bidang ilmu Astronomi
Tokoh cendekiawan Islam di bidang Astronomi adalah al-Farazi (pencipta Astro Lobe), al-Gattani/Albetagnius, dan al-Farghoni atau Alfragenius.
f. Bidang ilmu Tafsir
Tokoh cendekiawan Islam yang terkenal di bidang ilmu Tafsir ini adalah Ibnu Jarir at-abary, as-Suda, Mupatil bin Sulaiman, Ibnu Atiyah al-Andalusy, Muhammad bin Ishak dan lain-lain.
g. Bidang ilmu Hadis
Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu Hadis ini adalah Imam Bukhari, Imam Muslim, Ibnu Majah, Abu Daud, At-Tarmidzi, dan lain-lain
h. Bidang ilmu Kalam (tauhid)
Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu Kalam ini adalah Wasil bin Atha’, Abu Huzail al-Allaf, ad-Dhaam, Abu Hasan al-Asy’ary, Hujjatul Islam Imam al-Gazali. Pada masa itu, pembahasan ilmu tauhid semakin luas dibandingkan dengan zaman sebelumnya.
i. Bidang ilmu Tasawuf (ilmu mendekatkan diri pada Allah Swt.)
Tokoh cendekiawan Islam di bidang ilmu Tasawuf ini adalah al-Qusyairy dengan karyanya ar-Risalatul Qusyairiyah, Imam al-Gazali dengan karyanya al-Bashut, al-Wajiz, Syahabuddin dengan karyanya Awariful Ma’arif, dan lain-lain.
j. Para imam Fuqaha (ahli fiqh)
Tokoh cendekiawan Islam yang merupakan para iman Fuqaha ini adalah Imam Abu Hanifah, Imam Maliki, Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hambali, dan para Imam Syi’ah

Sumber:kisahilmuislam.blogspot.com

. c. pertumbuhan ilmu pengetahuan sampai masa daulah abbasiyah

Sejarah Pertumbuhan ilmu Pengetahuan sebelum masa Abbasiyah Sejarah pertumbuhan ilmu pengetahuan dikalangan kaum muslimin, dimulai sejak masa Rasulullah S.A.W karena beliau mewajibkan umat islam untuk menuntut ilmu, baik itu ilmu yang berhubungan dengan agama maupun ilmu yang berhubungan dengan pengetahuan umum. Dengan diwajibkannya menuntut ilmu itulah kemudian lahirlah ulama-ulama, antara lain: Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Setelah Rasulullah wafat, perkembangan ilmu pengetahuan berkembang kenegara- negara lain, mulai dari semenanjung Arab, Eropa, bahkan sampai ke Cina. Daulah islamiyah yang telah berjasa mengembangkan islam dimulai pada masa Umayyah dan mencapai puncaknya pada masa Daulah Abbasiyah (750M- 1258M). Pusat perkembangan ditimur adalah dikota Bagdad yaitu di negeri Irak dan berpusat di Kordoba yaitu negeri Spanyol. Sebagai tanda kejayaan umat islam, mendirikan perpustakaan terbesar didunia yaitu Baitul Hikmah tahun 830 M. Sejarah pertumbuhan ilmu pengetahuan sblm masa abbasiyah Sejarah singkat bani abbasyiyah Perkembangan islam pada masa bani abbasyiyah Kronologi kekhalifahan bani abbasyiyah Perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan di masa bani abbasyiyah

Sumber:brainly.com

Perumus:ryan nugraha

sikap llin dan tiger sprong

Diposting oleh ryan nugraha pada 05:03, 18-Apr-15

Posting Pribadi. Silakan masuk untuk membaca.

narasi

Diposting oleh ryan nugraha pada 04:51, 18-Apr-15

Posting Pribadi. Silakan masuk untuk membaca.

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

Diposting oleh ryan nugraha pada 04:37, 18-Apr-15

Posting Pribadi. Silakan masuk untuk membaca.